Bagaimana Memanfaatkan Waktu Luang di Sekolah?

Assalaamu’alaikum Pembaca yang budiman.

Seringkali saya mendengar pertanyaan diatas dimana menjadi tema tulisan kali ini. Acapkali hal ini menjadi tidak penting manakala kita tidak mengetahui cara atau strateginya. Hal ini akan berakibat menumpuknya tugas-tugas di sekolah baik yang terjadi pada guru maupun siswa atau orang-orang di sekitar sekolah yang tidak dapat memanfaatkan waktu dengan baik.

Saat ini saya memfokuskan pada diri sendiri dan kebiasaan yang dilakukan di hari kerja mulai dari Senin-Jum’at, pukul 07.00-16.00 kecuali Jum’at 15.00. Di antara rentang yang disebutkan, ada beberapa waktu yang memang kosong. Lantas apa yang harus dilakukan? Sepintas tidak ada. Padahal jika kita memiliki program yang jelas dan strategi yang baik, hal ini tidak ada istilah mau ngerjain apa ya?

Beberapa tips yang dapat saya bagi saat ini untuk memanfaatkan waktu luang ataau waktu wajib untuk tatap muka telah selesai.
1. Membuat RPP (rencana program pengajaran) atau KHM (kegiatan harian mengajar)
2. Membuat tips mengajar yang berbeda di setiap kelas
3. Membuat file folder atau dokumentasi kegiatan berbeda per kelas. Hal ini akan memudahkan bagi guru dalam pendokumentasian data. Manfaatnya untuk akrteditasi guru, seritifikasi guru, tugas pribadi guru, dan membantu pengadmninistrasian guru untuk program sekolah.
4. Membuuat catatan harian guru baik dalam bentuk diary atau blog. Hal ini memudahkan membantu dalam menghadapi anak-anak yang sulit, sedang dan mudah dalam belajar terutama saat KBM (kegaiatan belajar-mengajar berlangsung).
5. Belajar mandiri. Guru sejatinya seseorang yang menjadi salah satu sumber ilmu penting di sekolah bagi siswa, tentu saja diharapkan untuk memperkaya khasanah keilmuan dengan belajar dan belajar. Bayangkan jika seorang guru tidak terus belajar, baik sebelum dan sesudah pengajaran berlangsung, tentu akan sangat disayangkan jika ini terjadi. Saat ini, anak-anak sudah tentu memiliki gaya belajar yang berbeda baik cara mencapai apa yang mereka butuhkan. Tentu saja guru harus beberapa langkah lebih maju dibanding anak didiknya.

@Fahmi Awaludin

About fahmibogor

He is an English teacher, writer, communicator, cool man and do anything that he likes to do such as traveling, which is add new experience.
This entry was posted in School Diary and tagged . Bookmark the permalink.