Pengenalan Agama Sejak Dini

PAI (Pendidikan Agama Islam) adalah salah satu mata pelajaran wajib yang harus di ikuti oleh setiap siswa di Sekolah Bosowa Bina Insani dan merupakan salah satu syarat kenaikan kelas dan kelulusan siswa kelas 6. PAI hadir di setiap minggunya dan tidak hanya pendidikan di kelas saja yang harus di ikuti tetapi ada pembelajaran taambahan tetapi menjadi satu kesatuan yakni shalat Dhuha 2x seminngu di Senin pagi dan seminggu sekali setiap Jum’at pagi (07.30-08.00 WIB). Bukan itu saja program lain pun hadir yakni setiap Selasa, Rabu, dan Kamis ada kegiatan Bacaqu jam 07.30-08.00 WIB di kelas masing-masing dan dibimbing oleh wali kelas dan guru yang mendapat tugas di setiap kelasnnya.

Bu Yayah mengenalkan huruf-huruf hijaiyah kepada siswa.

Karena PAI adalah mata pelajaran wajib, pelajaran pendukung lain pun hadir yakni Al-Yusro yakni pelajaran yang berfokus kepada pengenalan dan pendalaman materi Al-Qur’an. Ke semua program diatas merupakan agenda yang harus diterapkan di lingkungan SD Bosowa Bina Insani dimana TIM PAI sebagai tim perumusnya. Adapun TIM PAI yakni Sudrajat, M.Pd, Zaenal Abidin, SQ, Asep Sumarsana, S.Pd, Ayi Masykuri, S.Ag, Agung Sulaksana, S.Pd.I dan Yayah Nuriyah, S.Pd.I. Mereka adalah perumus inti kegiatan keagamaan yang ada di SD Bosowa Bina Insani Bogor.

Bu Yayah memandu para siswa membaca huruf-huruf hijaiyah.

Hal lain yang diterapkan kepada para peserta didik di tingkat dasar yakni shalat Dzuhur berjam’ah setiap hari Senin sampai Kamis (11.50-12.30 WIB) dan Shalat Jum’at berjama’ah untuk kelas 3-6 wajib mengikuti (11.30-12.30 WIB)) .

Diwaktu shalat Jum’at, anak-anak perempuan mengikuti kegiatan keputrian dan waktu selesainya bersamaan dengan shalat Jum’at karena setelah itu mereka bersamaan mengiktui kegiatan ekstra kurikuler sesuai dengan pilihan masing-masing.

Ekskul Marawis menjadi pembuka Sanlat Ramadhan 1433H.

Bukan hanya itu program agama lain pun hadir yakni sanlat (pesantren kilat) dan untuk kelas 4 dan 5, sifatnya wajib yang lainnya dipersilakan tapi tidak diwajibkan. Bhakti sosial dengan mengumpulkan sejumlah mie, beras dan uang infaq. Ada juga kegiatan Idul fitri dengan belajar berqur’an, dan lain sebagainya. Kegiatan Gema Muharram pun diberikan kepada para siswa, tujuannya untuk lebih mengenal bulan-bulan Islam dan maknanya dan jiwa sosial dengan pendekatan khitanan berjama’ah di sekolah.

Semoga Bermanfaat.

Salam @Fahmi Awaludin

About fahmibogor

He is an English teacher, writer, communicator, cool man and do anything that he likes to do such as traveling, which is add new experience.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.